Cara pembagian daging aqiqah yang benar adalah…

Semangat pagi sobaaaaat , selamat datang di NowCurrentNews.Com sobat bisa temukan berbagai macam soal – soal baik itu untuk sobat yang masih Sekolah Dasar (SD) , Sekolah Menengah Pertama (SMP) , maupun Sekolah Menengah Atas (SMA)

Suaaaat ini sobaat sedang berada di kategori Pendidikan , dan sobat saat ini sengan mencari tentang pertanyaan dari Cara pembagian daging aqiqah yang benar adalah…

berdasarkan dari pertanyaan tersebut dapat kita ketahui bahwa :

Pertanyaan :

Cara pembagian daging aqiqah yang benar adalah…

A. Dibagikan udah siap saji
B. Dibagikan masih mentah
C. Dibagikan boleh mentah, boleh masak
D. Dibagikan separuh mentah dan separuh masak

Jawaban :

a. Dibagikan sudah siap saji

Penjelasan:

Pada dasarnya, ada dua cara membagikan hewan akikah, yaitu; Pertama, dibagikan mentah kepada orang fakir miskin, kerabat, tetangga atau lainnya. Kedua, dimasak kemudian dibagikan kepada orang fakir miskin, kerabat, tetangga atau lainnya atau mengundang mereka semua ke rumah untuk makan daging hewan akikah tersebut secara bersama-sama.

 

Kedua cara tersebut dibolehkan karena sebagaimana dikatakan oleh Imam Ibnu Sirin, daging hewan akikah bebas digunakan untuk keperluan apa saja dan dibagikan seperti apa saja. Daging hewan akikah boleh dibagikan mentah, dan boleh juga dibagikan masak. Dalam kitab Almughni disebutkan;

 

قال محمد بن سيرين من التابعين: اصنع بلحمها كيفما شئت

 

“Gunakanlah daging hewan akikah seperti apa saja yang kamu suka.”

 

Namun, adakah di antara kedua cara tersebut yang lebih baik?

 

Kebanyakan ulama berpendapat bahwa daging hewan akikah lebih baik dibagikan dalam keadaan sudah masak dibanding dalam keadaan mentah. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Almusfashshal fi Ahkamil Aqiqah berikut;

 

واستحب كثير من اهل العلم ان لا يتصدق نيئا بل يطبخ ويتصدق به على الفقراء بارساله لهم

“Kebanyakan ulama (ahlul ilmi) menganjurkan agar daging hewan akikah tidak dibagikan dalam keadaan mentah, akan tetapi dimasak terlebih dahulu kemudian disedekahkan orang fakir.”

 

Dalam kitab Atahzib, Imam Albaghawi juga mengatakan bahwa sebaiknya daging hewan akikah dibagikan dalam keadaan sudah masak.

 

ويستحب الا يتصدق بلحمها نيئا بل يطبخه ويبعث الى الفقراء بالصحاف

 

“Dianjurkan untuk tidak membagikan daging hewan akikah dalam keadaan mentah, akan tetapi dimasak terlebih dahulu kemudian diantarkan kepada orang fakir dengan nampan.”

 

Imam Ibnul Qayyim Aujaziyah dalam kitab Tuhfatul Maudud menyebutkan salah satu alasan mengapa sebaiknya daging hewan akikah dibagikan dalam keadaan sudah masak. Menurut beliau, agar orang lain yang menerima daging hewan akikah bisa langsung makan dan tidak repot lagi mengeluarkan biaya untuk memasak daging hewan akikah tersebut.

اذا طبخها فقد كفى المساكين والجيران مؤنة الطبخ وهو زيادة في الاحسان وفي شكر هذه النعمة

 

“Jika dia sudah memasak daging hewan akikah tersebut, maka orang miskin dan tetangga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk masak. Hal tersebut menambah dalam kebaikan dan dalam mensyukuri nikmat ini.”

Demikian penyelesain dari Cara pembagian daging aqiqah yang benar adalah…, semoga para sobat ini mampu memahami dengan baik dan benar

👉 TRENDING  Apa keuntungan cara belajar dengan berbuat
best tracker