Mengenal Sejarah Tari Piring Tradisional

Indonesia memiliki banyak sekali kesenian. Salah satunya yaitu pertunjukan tari yang menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi suatu daerah, terutama tari piring. Apakah anda tahu dari mana tari piring ini berasal? Jika belum tahu, tari piring berasal dari Sumatera Barat yang dikenal dengan salah satu kegiatan untuk mempromosikan serta sebagai pariwisata pada kebudayaan Indonesia. Jika ada yang bertanya berasal dari manakah tari piring? Maka jawabannya yaitu tarian piring ini merupakan tari tradisional yang berasal dari Minangkabau.

Sesuai dengan nama tarian tersebut, tarian tradisional ini dapat menampilkan atraksi dengan menggunakan atribut piring. Dilansir dari kementerian Luar Negeri, tarian piring ini dipopulerkan oleh Huriah Adam. Sama halnya dengan tarian lain seperti tari Saman, Pendet dan Jaipong. Tari piring ini dapat dijadikan sebagai salah satu penyambutan untuk tamu terhormat atau pembukaan dalam upacara adat.

Sejarah Tradisional Tari Piring

Tari piring ini ditemukan pada abad ke-12. Pada saat itu, masyarakat Minangkabau dipercaya masih menyembah dewa-dewa. Awalnya, tari piring yang berasal dari Minangkabau ini awalnya hanya digunakan untuk pemujaan dari masyarakat terhadap dewi padi atas hasil panen yang telah mereka dapatkan. Tetapi, kedatangan agama Islam membuat perubahan pada konsep tarian ini. berasal dari manakah tari piring ini yaitu dari Minangkabau dan saat ini tari piring tidak lagi dipersembahkan kepada dewa-dewa tetapi dilakukan untuk dijadikan sarana sebagai hiburan pada acara pernikahan atau upacara adat.

Pada saat itu di Minang sendiri juga telah terjadi perubahan yang sangat drastis pada tari piring ini. ketika agama Hindu yang diusung kerajaan Majapahit sudah tidak dibutuhkan sebagai salah satu bentuk persembahan kepada dewa, maka tari piring ini menjadi salah satu tarian yang dipersembahkan pada raja atau pejabat penting sebagai salah satu hiburan khusus untuk kerajaan.

👉 TRENDING  Seperti Apakah Tari Piring Berasal Dari Sumatera Barat Itu?

Ciri Khas Dari Tari Piring Tradisional

Dalam sejarahnya tari piring dahulu digunakan sebagai salah satu kegiatan untuk membawa sesaji pada dewa. Dulu, akan banyak makanan yang ditaruh pada piring dan dibawa oleh penari, tetapi saat ini sesaji sudah tidak diperbolehkan lagi. Maka piring yang dibawa oleh penari saat ini tidak diisi dengan apapun. Tetapi, ada juga beberapa versi tarian piring ini yang menggunakan lilin menyala. Biasanya, lilin ini akan ditempelkan pada permukaan piring agar membuat tarian itu semakin menarik.

Pertanyaan yang kerap kali muncul seperti berasal dari manakah tari piring ini yaitu dari Minangkabau dan sejarah tarian ini juga hanya boleh ditarikan apabila jumlah penari tersebut dalam jumlah ganjil. Mulai dari satu, tiga, tujuh dan seterusnya. Untuk durasi tarian ini yaitu sepuluh hingga lima belas menit karena dalam acara tersebut juga ada ritual sembah pada raja atau pengantin.

best tracker