Tari Piring Berasal Dari Daerah Penghasil Padi, Solok, Sumatera Barat

Tari piring berasal dari daerah Solok, Sumatera Barat. Budaya Minangkabau tari piring ini bahkan telah dikenal luas hingga mendunia.

Filosofi Tari Piring

Tari piring berasal dari budaya tradisional suku Minang, khas Minangkabau yang ada di daerah yang subur dan penghasil padi, yakni suatu wilayah tropis di Solok, Sumatera Barat, Indonesia. Tari yang dalam bahasa lokal disebut sebagai tari piriang ini semula merupakan wujud syukur atas hasil panen padi yang melimpah dan sebagai pemujaan terhadap dewi padi yakni Dewi Sri. Namun dalam perkembangannya sekarang ini tari piring yang merupakan tarian masal ini pun menjadi bentuk hiburan dan sebagai tari penyambutan bagi tetamu yang datang berkunjung ataupun tari yang diadakan di tiap acara adat tradisional seperti acara khitan atau pesta pernikahan dan lain sebagainya guna memeriahkan suasana. Piring digunakan sebagai aksesoris menari karena erat hubungannya dengan nasi dan padi. Orang biasanya makan nasi dengan menggunakan piring. Denting cincin penarinya saat mengenai piring yang di cengkeram dengan masing-masing tangannya itu melambangkan rasa gembira akan hasil panen padi yang melimpah. Orang Indonesia belum dikatakan makan jika belum makan nasi, apapun lauknya.

Gerakan Tari Piring

Gerakan tari piring berupa ayunan tangan ke depan dan belakang, juga ke atas dan ke bawah, sambil memegang piring dan uniknya piring-piring tersebut tidak terjatuh, bisa tetap dipegang tiap penarinya. Sedangkan gerakan kakinya diambil dari langkah-langkah dalam gerak pencak silat khas Minangkabau yaitu silek. Filosofi tarian piring yang erat kaitannya dengan tanaman padi tercermin dalam rangkuman ragam gerak tari piring sebagai berikut.

  • Gerak Pasambahan, Gerakan awal sebelum mulai menari, yakni gerak sembah syukur, atau gerakan menghormat pada para tamu saat tarian piring dilaksanakan sebagai tari penyambutan tamu.
  • Gerak Singanjuo Lalai, Gambaran suatu awal di pagi hari.
  • Gerak Mencangkul, Gerakan yang menggambarkan aktivitas para petani di sawah, atau lambang keinginan menanam kebaikan.
  • Gerak Menyiang, Gerakan saat para petani membersihkan rerumputan dan tanaman liar yang bisa mengganggu pertumbuhan padi. Kini bisa menjadi lambang bersih-bersih sampah dan kotoran sebagai persiapan menyambut tamu.
  • Gerak Menyemai benih padi, Bisa menjadi lambang gerakan menebarkan kebaikan.
  • Gerak Memagar, Gerakan yang menggambarkan kegiatan memberikan pagar pematang sawah, atau lambang menjaga tamu dari berbagai gangguan selama berkunjung.
  • Gerak Menyemai, Lambang menyemai padi yang akan ditanam atau menabur kebaikan.
  • Gerak Mencabut Benih, Lambang mencabut benih yang sudah ditanam, atau lambang pengawalan dan mengantar tamu.
  • Gerak Bertanam, Lambang kegiatan memindahkan benih yang yang sudah dicabut, atau lambang mempersilahkan tamu memasuki ruangan yang telah disediakan.
  • Gerak Melepas Lelah, Lambang akivitas beristirahat melepas lelah setelah bekerja mengolah sawah
  • Gerak Mengantar Juadah, Gambaran mengantar makanan kepada petani yang lelah atau lambang penyajian hidangan bagi para tamu.
  • Gerak Mengambil Padi, Gambaran mengambil padi yang telah dipotong
  • Gerak Menyambit Padi, Gambaran ketika petani menyambit padi di sawah
  • Gerak Menggampo Padi, Gambaran kegiatan mengumpulkan padi dibawa ke tempat lain
  • Gerak Menganginkan Padi, Gambaran memisahkan padi dari kulitnya.
  • Gerak Mengikir Padi, Gambaran ketika mengumpulkan padi dan menjemurnya
  • Gerak Membawa Padi, Gambaran memindahkan padi.
  • Gerak Menumbuk Padi, Gambaran aktivitas menumbuk padi yang sudah dijemur kering
  • Gotong Royong, Lambang kerja sama.
  • Gerak Menampih Padi, Gambaran membersihkan beras dari kerikil dan kotoran.
  • Gerak Menginjak Pecahan Kaca, Gambaran rasa suka cita. Di akhir tarian piring-piring akan dilempar hingga pecah dan penari menunjukkan kepiawaiannya menari di atas tumpukan pecahan piring
👉 TRENDING  Bagaimana cara pembuatan lemari kayu ?

Itulah antara lain filosofi dibalik tari piring.

best tracker